Pangkalan, minggu 17 Mei 2020 telah terjadi pencurian di kediaman Aneka Sandang, di perkirakan 20 orang bersenjata tajam membobol rumah Aneka Sandang yang berada di dusun pahing, RT05/ RW02 sebelah timur lapangan sepak bola desa Pangkalan.
dalam situasi PSBB di tengah Wabah COVID 19 Kawanan Rampok ini berhasil mengelabui penjagaan linmas desa Pangkalan yang sedang berfokus posko di pembatasan akses laju menuju Ciawigebang di Perempatan desa Pangkalan.
kali ke dua Aneka sandang di bobol oleh rampok kelas kakap yang bersenjata tajam, sayang nya kurangnya alat pengamanan maksimal anti maling terpasang di kediaman Mewah Aneka Sandang, seperti cctv yang hanya terpasang di titik titik bahkan tidak tersedia emergensi buton membuat Aneka Sandang kurang mengantisipasi kejadian ini untuk kedua kalinya.
Perampok membawa barang berharga dan uang senilai 339 Juta tidak ada yang tahu pasti kronologi perampokan, H. Udin dan Hj. Eti selaku korban yang sedang berada di rumah mengatakan tiba-tiba sekelompok orang bertutup muka bersenjata tajam masuk dan mengancam serta menyekap, dan langsung mengarah ke kamar Utama H. Udin, setelah berhasil menggondol barang berharga kawanan rampok ini lari ke Arah selatan rumah Aneka Sandang melarikan diri.
H. Dede Sembada DPRD Kuningan sebagai salah satu keluarga besar Aneka Sandang merasa heran setelah mendengar kronologi kejadian perampokan, perampok sampai tau lokasi titik utama kediaman Aneka Sandang yaitu Kamar H. Udin.
Selain dari itu H. Dede Sembada mengajak kepada Masyarakat desa Pangkalan, dan Umumnya masyarakat Kuningan mendoakan dan bisa membantu penyidikan untuk menangkap Perampok yang ada di Kabupaten Kuningan.
