![]() |
| Balaidesa Pangkalan 02 April 2020 |
Mengikuti himbauan Pemerintah Kabupaten dan kecamatan untuk melakukan karantina wilyah, karena sudah semakin gentingnya kondisi penyebaran Covid 19 di wilayah kuningan, terjangkitnya 1 Pemudik dari Wilayah Bekasi menambah 1 data Positif CORONA Kuningan, membuat pemerintah kabupaten kuningan lebih mempertegas dalam upaya penanganan Penyebaran Covid 19, selain melalakukan penyemprotan di jalan utam siliwangi dan Re Martadinata, Karantina Wilayah langsung menjadi Instruksi untuk Kecamatan Kecamatan Se Kabupaten Kuningan, dan intruksi di lanjutkan Ke desa-desa di masing-masing Kecamatan.
Kecamatan Ciawigebang sendiri baru melakukan karantina Wilayah pada tanggal 3 April 2020, mentiadakan kegiatan shalat jumat di Masjid Utama Dese dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa. Meski dihari pertama pelaksanaan karantina wilayah masih ada desa-desa yang mesih merasa aman untuk melakukan kegiatan Jumat, kecamatan masih memakluminya. Namun Di pastkan untuk Jumat Berikutnya tepat tanggal 10 April 2020, di pastikan semua desa benar-benar mengikuti Himbauan Pemerintah Kabupaten Kuningan.
sangat di sayangkan masih ada masyarakat yang masih bertanya kenapa semua ini dilakukan, bahkan menganggap semua kegiatan dan upaya pencegahan ini seakan terlalu berlebihan, tapi memang di maklumi karena pemerintah pusat dan Mentri Kesehatan dan kependudukan tidak langsung berterus terang dengan keadaan Indonesia kala wabah ini, mereka menunggu waktu yang tepat untuk memberi tahukan kondisi sebenarnya sambil mengulur waktu dunia mendapatkan Vaksin untuk Virus Corona ini, seharus nya masyarakat lebih peka, jika sampai di Indonesia sendiri yang mayoraitas masyarakat muslim langsung secara terbuka Melalui MUI untuk mentiadakan Kerumunan Massa di satu titik, bahkan sampai ketempat peribadahan Umat islam.
Pemerintah saat ini hanya menghimbau masyarakat untuk membudayakan hidup bersih, rajin cuci tangan dan cukupkan istirahat untuk menjaga kondisi tubuh setap sehat, mengikuti seluruh himbauan Pemerintah dan dinas terkait, jaga jarak, pakai masker jika di haruskan untuk bekerja di tengah wabah.
